Kisah Tanpa Faedah: Tukang Koran

Suatu hari, saya membaca koran dan menemukan kesalahan ketik di salah satu artikel. Keesokan harinya, saya panggil si pengantar koran itu dan menyampaikan komplain saya.

Gimana sih mas…berita halaman 5 alinea ke-2 ada salah ketik, lho.

Maaf pak, kan bukan saya yang bikin artikelnya…saya hanya mendistribusikannya saja,” jawabnya.

Dengan kesal…saya berkata, “Besok lagi sebelum sampai di tangan pelanggan, seharusnya dicek dulu; bukan hanya yang menulis artikelnya, bahkan kamu yang terakhir pegang, harus cek juga.”

Si pengantar koran tercengang mendengar perkataan saya.

Saya pun menerima koran terbaru dan membawanya masuk rumah sambil bergumam, “Kapan majunya bangsa ini kalau semua orang kerjaannya tidak ada yang beres!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *